strategi belajar

Ingin Pintar? Terapkan Strategi Belajar Efisien, Efektif dan Bijak !

Strategi belajar | Menguasai materi pelajaran adalah impian banyak orang. Harapan ini tentunya tidak sekedar dalam mimpi. Dalam artian, ingin memiliki banyak wawasan, namun tidak diimbangi kesungguhan.

Jika benar ingin mengusai materi, diperlukan kesadaran diri. Sadar bahwa dirinya perlu melakukan perubahan, dan menjadi orang yang berbeda dari sebelumnya.

Oleh sebab itu, ia harus bersungguh-sungguh. Belajar setengah hati akan menimbulkan hasil yang tidak maksimal.

Memang benar, dengan belajar, ia mengalami perubahan. Namun apakah perubahan tersebut terasa dominan?

Nah, Jika ingin hasil optimal, cobalah terapkan strategi belajar efisien, effektif, dan cerdas yang diuraikan di bawah.

Baca juga:

Strategi Belajar Efisien

Strategi belajar efisien merupakan cara mengoptimalkan waktu, tempat, ataupun situasi yang kesemuanya ternyata dapat digunakan untuk belajar.

Setiap orang memiliki waktu yang sama, sehari 24 jam, seminggu, sebulan, dan seterusnya. Namun ternyata ada orang-orang yang peka menggunakan waktunya untuk belajar, meski mereka berada di tengah kesibukan.

Contoh belajar efisien:

Saat para pegawai berangkat kerja dan menunggu jemputan di halte bus, kebanyakan mereka memanfaatkan waktu tunggunya dengan memainkan gadget, entah melakukan chatting, memutar video, atau mendengar musik. Ada juga yang bengong sambil berharap bus segera tiba.

Bagi orang-orang yang peka akan pentingnya informasi, tentu dia akan memanfaatkan waktu tersebut untuk menyerap informasi. Ia bisa membaca buku yang dibawanya, atau menggunakan gadget untuk mengeksplorasi pengetahuan, dan bahkan berdiskusi dengan rekan kerjanya tentang hal-hal yang bermanfaat di dunia kerja.

Strategi Belajar Efektif

Belajar efektik mengarah pada tepat tidaknya belajar yang ia terapkan. Apakah metode yang dipakai dirasa cocok baginya?

Setiap orang memiliki kecocokan yang berbeda- beda dalam menyerap informasi. Ada yang merasa mudah menyerap ilmu dengan membaca dari pada mendengar, ada juga yang lebih mudah menggunakan metode tertentu bagi dirinya. Semua itu dikembalikan kepada Anda.

Untuk mengenali cara belajar yang cocok, cobalah gunakan variasi metode, kemudian renungkan manakah yang paling siginifikan, manakah yang lebih banyak memberikan hasil. Dari situlah anda bisa mengenali metode yang cocok untuk diterapkan selanjutnya.

Perlu diketahui, untuk meraih hasil belajar secara efektif, anda perlu melihat berabagai segi. Meski belajar dengan metode yang paling cocok dengan Anda, namun ternyata kondisi tubuh sedang tidak sehat, lapar, emosional, tentu hasilnya pun tidak optimal. Dengan kata lain, belajar tersebut tidak efektik.

Kunci

Belajar tekun: ribuan kali anda melakukan pengulangan untuk menguasai satu materi.

Belajar efektif: hanya sekali belajar dengan menggunakan metode, tempat, waktu, dan situasi tertentu anda dapat menguasai materi tersebut.

Strategi Belajar Bijak

Belajar bijak menunjukkan bagaimana kita mau berlapang dada menerima informasi dari siapapun.

Kita memiliki pengalaman pribadi yang dapat menjadi pelajaran beharga. Namun faktanya, pengalaman yang kita alami tidaklah banyak, dan sifatnya terbatas.

Mengingat waktu dan tenaga yang kita miliki terbatas, maka cara yang bijak adalah menjadikan pengalaman orang lain sebagai pelajaran bagi kita.

Jika kita mengalami kesulitan memahami materi dalam suatu buku, cobalah tanyakan kepada orang yang kira-kira mampu menjelaskannya, tanpa melihat siapa dia, dan bagaimana level pendidikannya.

Dengan belajar bijak, kita tidak menjadi orang yang gengsi dalam belajar. Kita siap menerima materi dari siapapun, meski pendidikan, usia, bahkan status sosialnya dibawah kita.

Saran

Untuk meraih hasil maksimal, gunakan ketiga strategi belajar di atas. Sebab semuanya saling mendukung untuk menopang kesuksesan studi.

Janganlah terlalu mengandalkan kecerdasan yang anda miliki.  Misalnya dengan sekali atau dua kali belajar, anda dapat menguasai materi. Sehingga malas untuk mempelajari materi-materi lain.

Jika memang demikian, imbangi kecerdasan tersebut dengan ketekunan, tentu hasilnya akan jauh lebih baik, dan pengetahuan anda semakin bertambah.

_______

Referensi:

M. Joko Susilo, Sukses dengan Gaya Belajar, Yogyakarta, Pinus, 2009, hlm: 159-162.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *